LSP Itu Modal Siswa/i SMK

August 08, 2018

Pendidikan Kejuruan memasuki babak baru. Babak baru ini ditandai dengan keluarnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan. Revitalisasi SMK ditujukan untuk menyambut gelombang besar revolosi industri 4.0. Gelombang revolusi industri 4.0 mempunyai dampak yang besar terhadap pengetahuan dan teknologi. Dengan banyaknya startup baru makan akan bermunculan startup-startup lainnya untuk bersaing dalam era revolusi 4.0, apakah SMK siap dengan hal itu?? Itulah yang akan dijawab melalui LSP di setiap SMK-SMK yang akan menciptakan generasi-generasi milenial.

Modal yang harus dimiliki oleh siswa/i SMK untuk dapat bersaing dalam revolusi 4.0 ini adalah memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang keahliannya. Sertifikat kompetensi ini untuk menjamin bahwa lulusan SMK mempunyai kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri. Sertfikat kompetensi juga sebagai sarana prmosi lulusan SMK dan sekolahnya. Siswa/i yang mendapatkan sertifikat kompetensi diharapkan akan lebih mudah diterima bekerja di industri. Agar bisa mendapatkam sertifikat kompetensi siswa mengikuti uji kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Satu (LSP-P1).

LSP di masing-masing SMK di Indonesia adalah kepanjangan tangan dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) sebuah badan untuk melakukan pengembangan standar kompetensi dan melakukan uji kompetensi profesi. Karena keterbatasan BNSP, maka BNSP memberikan ijin kepada lembaga di luar BNSP untuk melakukan proses uji kompetensi.

Tentu ada mekanisme dan ketentuan sebuah lembaga bisa menjadi LSP. Berdasar Peraturan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor: 2/BNSP/III/2014 tentang pedoman pembentukan lembaga sertifikasi profesi, LSP dibagi menjadi 4 yaitu LSP-P1 untuk industri, LSP P1 untuk dunia pendidikan, LSP-P2, dan LSP-P3. LSP-P1 untuk industri adalah LSP yang diberikan kewenangan untuk melakukan uji kompetensi bagi karyawan mereka sendiri.

LSP P1 Pendidikan adalah LSP yang didirikan oleh lembaga pendidikan dan atau pelatihan dengan tujuan utama melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja terhadap peserta pendidikan/pelatihan berbasis kompetensi dan /atau sumber daya manusia dari jejaring kerja lembaga induknya, sesuai ruang lingkup yang diberikan oleh BNSP.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada saat ini mendorong agar semua siswa SMK bisa mendapatkan sertifikat kompetensi. Dampaknya tentunya adalah peningkatan kualitas lulusan SMK, yang akhirnya juga banyaknya lulusan dari SMK yang diserap dunia indstri. Kedepannya SMK akan disejajarkan dengan lulusan dari perguruan tinggi dan bisa mengemban kepercayaan yang sama di tempat mereka bekerja.

Leave a reply
Apa itu LSP – P1

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *